Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Global

India Bersiap Tingkatkan Tarif Impor 29 Barang Dari AS

SABTU, 15 JUNI 2019 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India akan segera menaikkan tarif impor 29 barang dari Amerika Serikat dalam waktu dekat ini. Langkah itu diambil setelah India menunda langkah tersebut sejak mengumumkannya tahun lalu.

Pemerintah India diketahui pada Juni tahun lalu mengatakan bahwa mereka akan menaikkan pajak impor atas sejumlah barang Amerika Serikat termasuk almond dan apel.

Langkah itu diambil karena penolakan Washington untuk membebaskan New Delhi dari tarif baja dan aluminium yang lebih tinggi.


Namun India menunda kenaikan tarif itu beberapa kali karena pembicaraan perdagangan antara dua negara meningkatkan harapan resolusi.

Akan tetapi, keputusan Presiden Donald Trump untuk menghapuskan status perdagangan preferensial New Delhi awal bulan ini tampaknya telah memicu langkah terbaru India.

Dikabarkan Channel News Asia (media melaporkan Sabtu (15/6), mengutip seorang pejabat pemerintah India, mengatakan bahwa tidak akan ada penundaan lebih lanjut dalam mengenakan tarif pembalasan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya