Berita

Letjen (Purn) Sutioyoso/Repro

Hukum

Soenarko Diduga Makar, Bang Yos: Kok Agak Enggak Masuk Logika

SABTU, 15 JUNI 2019 | 21:20 WIB | LAPORAN:

Dugaan makar yang disematkan kepada Eks Danjen Kopassus, Mayjen (Purn) Soenarko dinilai tidak masuk logika. Pihak Kepolisian disarankan untuk membuka secara adil kasus tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Eks Pangdam Jaya yang juga Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen (Purn) Sutioyoso, saat menjadi bintang tamu program E-Talkshow TVOne, Jumat (14/6) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Muryadi selaku pemandu acara meminta tanggapan pria yang akrab disapa Bang Yos itu mengenai kasus yang menimpa Soenarko.


Menjawab itu, Bang Yos mengaku mengenal sosok Soenarko. Pasalnya, ia dan Soenarko dan sejumlah tokoh lain seperti Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Panjaitan sama-sama bagian dari unit militer, Kopassus.

"Saya kenal karena itu anak buah saya dulu, kita sama sama baret merah masa ngga kenal. Waktu saya komandan di sana, Soenarko letnan pangkatnya," ujar Bang Yos.

Bang Yos menjelaskan, personel Kopassus dari angkatan ke angkatan saling mengenal, bahkan akrab secara emosional. Hal itu karena Kopassus adalah unit kecil, sehingga antar anggota sering bertemu.

"Kembali ke Soenarko tadi, agak enggak masuk logika gitu dia menyelundupkan senjata," tegas Bang Yos.

Bang Yos menilai, sangat wajar bagi Soenarko yang seorang komandan kemudian memiliki senjata rampasan dari Aceh untuk koleksi.

"Tetapi kalau dia menggunakan untuk sesuatu yang katakan mengarah ke makar itu kok ... Ya saya kenal manusia-manusia itu ,pasukan kita sudah dilatih dengan komitmennya sangat tinggi terhadap negeri ini gitu lho. Masa melakukan hal seperti itu," imbuh Eks Gubernur DKI Jakarta ini.

Lebih lanjut, Bang Yos mengaku sempat melihat rekaman video Soenarko yang disangkakan mengarah kepada rencana makar. Hanya saja, Bang Yos menilai hal itu diucapkan Soenarko dengan nada halus. Ia juga mempertanyakan apakah pernyataan dalam video itu sudah bisa disebut makar seperti dalam undang-undang atau belum

"Itu kalau dalam undang-undang apakah itu sudah nyangkut ke makar yang seperti itu? Kita yang fair saja lah, yang jelas saja," tandasnya.

Wahyu Muryadi kemudian menanyakan pendapat Bang Yos apakah pernyataan Soenarko dalam rekaman itu sudah bisa dikatakan sebagai makar atau belum.  

"Ya kalau hanya begitu ya menurut saya tidak sih, wong itu kan aspirasi," jawab Bang Yos.

Bang Yos menegaskan, dirinya sepakat siapapun yang terbukti bersalah harus dihukum sebagaimana mestinya. Namun ia mewanti-wanti jangan sampai ada unsur mencari-cari kesalahan dalam prosesnya.

"Nanti kan masih ada pengadilan dan pemeriksaan, Soenarko juga diberi hak untuk memberikan penjelasan, bukan sepihak," tegas Bang Yos.

"Saya setuju siapapun yang bersalah harus dihukum, tetapi jangan dicari-cari. Yang fair saja, salahnya ini dan seterusnya," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya