Berita

Titi Anggraini/Net

Politik

Perludem Nilai Isi Petitum Prabowo-Sandi Paling Unik Dan Sangat Teknis

SABTU, 15 JUNI 2019 | 18:05 WIB | LAPORAN:

Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mengklaim kemenangan mereka di Pilpres 2019.

Klaim itu dituangkan dalam petitum berkas perbaikan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang dibacakan Ketua Tim Hukum paslon 02, Bambang Widjojanto saat sidang pendahuluan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, kemarin (Jumat, 14/6).

Bambang menyatakan, perolehan suara yang benar pasangan calon 01, Jokowi-Maruf adalah 63.573.169 (48 persen), sedangkan untuk Prabowo-Sandi sebesar 68.650.239 (52 persen).


Direktur Eksekutif Perhimpunan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini menanggapi isi petitum Prabowo-Sandi itu termasuk paling unik.

"Kalau hanya sekadar membaca narasi, kok kelihatannya kesimpulannya melompat? Jadi seolah angka klaim kemenangan 52 persen itu tiba-tiba saja muncul," kata Titi dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6).

Ia juga mencermati 15 poin isi petitum kubu 02 sangat teknis. Sebagai contoh, sebut Titi, tuntutan Tim Hukum Prabowo-Sandi untuk lembaga negara yang berwenang untuk melakukan pemberhentian seluruh komisioner dan melakukan rekruitmen baru untuk mengisi jabatan komisioner KPU.

"Termasuk juga dia bicara audit Situng dan penetapan DPT yang valid. Pasangan calon 02 ingin keluar dari konstruksi PHPU yang selama ini terjadi sejak 2004 hingga 2014," tengarai Titi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya