Berita

Ketua KPK, Agus Rahardjo/Net

Hukum

KPK Akan Gandeng Interpol Untuk Cari Sjamsul Nursalim Dan Istrinya

KAMIS, 13 JUNI 2019 | 03:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan bekerja sama dengan Interpol untuk mencari tersangka kasus BLBI, Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim yang diketahui masih berada di Singapura.

"Kami kan punya banyak teman di luar (luar negeri). Salah satunya dengan interpol," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat berada di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/6).

Selain dengan pihak interpol, lembaga antirasuah ini juga bakal menghubungi KPK Singapura untuk meminta bantuan.


"Dengan Interpol, kemudian dengan CPIB (Corrupt Practices Investigation Bureau), dengan teman-teman dari lembaga lain di luar lah mudah-mudahan ya. Tujuan utamanya adalah mengembalikan kerugian negara," imbuhnya.

Di sisi lain, ia mengaku belum memastikan apakah pihaknya akan mengeluarkan red notice dalam penanganan kasus ini. Kendati demikian, ia yakin pihak berwenang di Singapura akan berlaku kooperatif.

"Saya perlu cek dulu (penerbitan red notice). Biasanya kalau sudah tersangka penyidikan, mereka (pihak luar negeri) akan sangat membantu," tandasnya.

Sebelumnya, Sjamsul Nursalim sebagai pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) dan Itjih Nursalim ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk BDNI.

Sjamsul dan Itjih diduga melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Tumenggung yang sudah divonis 15 tahun.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya