Berita

Aksi unjuk rasa atas RUU kontroversial soal ekstradisi yang digelar di Hong Kong (Minggu, 9/6)/Net

Global

China Tegas Dukung RUU Extradisi Kontroversial Hong Kong

SELASA, 11 JUNI 2019 | 07:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah China tegas mendukung Rancangan Undang-undang kontroversial di Hong Kong yang memungkinkan ekstradisi tahanan ke China.

Dukungan itu diutarakan melalui jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang pada Senin (10/6).

Dia menekankan bahwa Beijing terus mendukung pemimpin wilayah semi-otonom itu, Carrie Lam, yang memperjuangkan RUU tersebut meski ada gelombang protes akhir pekan kemarin.


"Kami dengan tegas menentang campur tangan pihak luar dalam urusan legislatif (Hong Kong)," kata Shuang, seperti dimuat Al Jazeera.

"Beberapa negara telah membuat beberapa pernyataan yang tidak bertanggung jawab tentang amandemen," tambahnya.

Sementara itu, media pemerintah China awal pekan ini mengeluarkan kecaman kepada penyelenggara protes yang digelar di Hong Kong pada Minggu (19/6) karena dinilai berkolusi dengan Barat. Diduga ada pertemuan antara tokoh-tokoh oposisi Hong Kong dan pejabat senior Amerika Serikat, termasuk Sekretaris Negara Mike Pompeo dan Ketua DPR Nancy Pelosi.

"Sangat penting bahwa beberapa pasukan internasional telah secara signifikan memperkuat interaksi mereka dengan oposisi Hong Kong dalam beberapa bulan terakhir," begitu bunyi editorial dalam Global Times edisi bahasa mandarin, seperti dikutip Al Jazeera.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya