Berita

Angelina Jolie/Net

Global

Berkunjung Ke Kolombia, Angelina Jolie Khawatirkan Nasib 20 Ribu Anak Venezuela

MINGGU, 09 JUNI 2019 | 23:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bintang Hollywood Angelina Jolie mendesak masyarakat internasional untuk memberikan lebih banyak dukungan kepada tiga negara Amerika Selatan yang menampung migran terbanyak dari Venezuela, yakni Kolombia, Peru dan Ekuador.

Jolie menyuarakan kegelisahan akan nasib 20 ribu anak-anak Venezuela yang beresiko tidak memiliki hak kewarganegaraan dasar.

Hal tersebut disampaikan Jolie saat berada di Kolombia sebagai utusan khusus untuk Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).


Kunjungannya ke Kolombia adalah untuk bertemu dengan migran Venezuela di sana dan bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque di Cartagena.

"Presiden dan saya berbicara tentang risiko kewarganegaraan bagi lebih dari 20 ribu anak-anak Venezuela, komitmennya untuk selalu membantu anak-anak," kata Jolie.

"Kami sepakat tentang kebutuhan mendesak bagi masyarakat internasional untuk memberikan lebih banyak dukungan ke Kolombia, Peru dan Ekuador, yang menanggung beban terbesar dari krisis ini," sambungnya, seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa empat juta pengungsi dan migran Venezuela angkat kaki dari negara mereka di tengah krisis ekonomi dan kemanusiaan yang terjadi.

Lebih dari satu juta di antara mereka tinggal di Kolombia. Pemerintah dan lembaga-lembaga bantuan telah berjuang untuk menyediakan perumahan, makanan dan perawatan kesehatan bagi gelombang migran yang terus tumbuh yang tiba di daerah perbatasan.

Sementara itu, orangtua dari anak-anak Venezuela yang lahir di luar negeri sering berjuang untuk mendaftarkan kelahiran bayi mereka, baik karena mereka tidak memiliki akses ke jumlah konsulat Venezuela atau karena mereka tidak memiliki dokumen migrasi.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya