Berita

Foto: RMOL Lampung

Politik

Ryamizard Ryacudu Mengkaji Pemindahan Ibukota RI Ke Lampung

MINGGU, 09 JUNI 2019 | 16:37 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Provinsi Lampung juga digadang-gadang menjadi calon ibukota Republik Indonesia.

Tokoh masyarakat Lampung yang juga Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu itu dalam upaya menyuskeskan provinsi paling selatan di Pulau Sumatera itu menggantikan DKI Jakarta.

Saat ini Ryamizard ikut mengkaji pemindahan ibukota RI ke Kawasan Timur Lampung (Katila).


Ia akan membahas gagasan membentuk DKI Lampung secara profesional dan komprehensif bersama Tim Panja FGD DKI Lampung di Lampung dalam waktu dekat.

Menurut Ryamizard, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Lampung, kajian DKI Lampung secara keseluruhan sudah lengkap. Namun secara geopolitik, sosio budaya dan hankam harus ditaja dan dipertajam lagi.

Sebagai pribadi dan tokoh masyarakat Lampung, Ryamizard Ryacudu menyatakan dirinya cukup antusias untuk memindahkan ibukota RI.

Beliau juga menghimbau semua anak bangsa mendukung keputusan strategis pemindahan IKN RI untuk mewujudkan kesejateraan sosial yang adil dan beradab, serta akhiri disitegritas bangsa dengan membangun persatuan nasional.

“Ini momentum kita semua jangan sampai berlalu tanpa finishing yang kaya manfaat dan berguna bagi seluruh rakyat indonesia di manapun berada," katanya.

Saat ini Tim Panja FGD DKI Lampung dipekuat oleh mantan Ketua KADIN Lampung, Ary Meizary, sebagai sekretaris. Posisi wakil ketua diduduki Bustami Zainudin yang merupakan mantan Bupati Waykanan yang baru-baru ini terpilih menjadi DPD RI. Lalu Kepala Kesekretariat diduduki Dedy Rokhman, Deputi Networking and Land Survey Ahmad Muslimin, dan anggota Joni Fadli.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya