Berita

Kim Yong Chol/Net

Global

Diisukan Masuk Kamp Kerja Paksa, Pejabat Top Korut Hadiri Konser Bersama Kim Jong un

SENIN, 03 JUNI 2019 | 22:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Negosiator top Korea Utara Kim Yong Chol yang pekan kemarin diisukan berada di kamp kerja paksa tampak hadir bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam sebuah konser akhir pekan kemarin.

Hal itu tampak dari foto yang dirilis media Korea Utara KCNA dan dimuat ulang BBC.

Kabar soal Kim Yong Chol yang dimasukkan ke kamp kerja paksa bermula dari laporan sebuah surat kabar Korea Selatan yang merujuk pada sumber anonim. Laporan itu mengatakan bahwa Kim Yong Chol gagal membawa kesepakatan dalam KTT kedua Korea Utara dan Amerika Serikat di Hanoi Februari lalu.


Surat kabar itu juga mengatakan bahwa mantan utusan Korea Utara untuk Amerika Serikat, Kim Hyok Chol telah dieksekusi di bandara di Pyongyang.

Kim Hyok Chol adalah tokoh kunci lain dalam pembicaraan menjelang KTT Amerika Serikat-Korea Utara yang diadakan pada Februari lalu.

Meskipun dia tidak termasuk di antara peserta yang terdaftar untuk hadir dalam acara konser akhir pekan kemarin, namun Kedutaan Besar Korea Utara di Indonesia pekan lalu memastikan bahwa kabar itu adalah palsu alias hoax.

Hadirnya Kim Yong Chol dalam acara tersebut bersama Kim Jong Un semakin mempertegas fakta bahwa kabar eksekusi dan kamp kerja paksa tidak lebih dari sekedar kabar palsu tidak berdasar.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya