Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Sehari Sebelum Kunjungan Ke Inggris, Trump Bantah Ejek Meghan Markle Menjijikkan

MINGGU, 02 JUNI 2019 | 20:38 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijawalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris dari mulai tanggal 3-5 Juni 2019.

Dan sehari sebelum bertolak menuju Inggris, Trump membuat bantahan terkait Meghan Markle, istri Pangeran Harry.

Melalui akun Twitternya @RealDonaldTrymp, Trump menuliskan bahwa ia tidak pernah mengejek Markle.


"Saya tidak pernah menyebut Meghan Markle menjijikkan. Berita itu dibuat oleh media-media yang selalu menyajikan berita palsu. Sekarang apakah CNN dan The New York Times akan meminta maaf karena hal tersebut," tulis Trump di akun Twitternya, Minggu (2/6).

Dilansir The Sun Sabtu (1/6), Trump merasa kaget saat mengetahui bahwa dirinya pernah mendapatkan komentar yang kurang mengenakkan dari Markle.

Kepada publik, Markle memang pernah berencana akan pindah ke Kanada jika Trump terpilih menjadi presiden pada pemilihan 2016 lalu.

Dalam sebuah acara obrolan terkemuka di Inggris, The Nightly Show pada 2016 lalu, Markle bahkan menyebut Trump sebagai sosok yang misoginis (benci terhadap wanita atau anak perempuan).

Tidak hanya itu, Markle juga menuduh bahwa strategi politik yang dimiliki Trump adalah politik yang memecah belah.

Sebelumnya, Trump mengaku bahwa dirinya tidak tahu tentang komentar pedas yang pernah dilontarkan oleh mantan artis Amerika tersebut. Mendengar hal tersebut, Trump sempat merasa syok dan memberikan komentar balasannya kepada putri Inggris tersebut.

"Aku tidak tahu itu (komentar Markle). Apa yang bisa aku katakan? Aku tidak tahu kalau dia menjijikkan," ucap Trump kesal.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya