Berita

Bendera Republik Rakyat Tiongkok/Net

Global

Kepala Pertahan AS: Ada Aktor Yang Ancam Stabilitas Asia

SABTU, 01 JUNI 2019 | 22:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China bertanggungjawab atas serangkaian kegiatan yang mengganggu kestabilan di Asia. Begitu kata pejabat Menteri Pertahanan Amerika Serikat Patrick Shanahan pada Sabtu (1/6).

Dalam pidatonya di depan para kepala pertahanan regional pada Dialog Shangri-La tahunan di Singapura, Shanahan meminta sekutu-sekutu Asia untuk meningkatkan pengeluaran keamanan mereka, sambil menekankan komitmen Amerika Serikat terhadap wilayah tersebut.

Dia tidak secara khusus menyebut nama China ketika membuat tuduhan "aktor" mengganggu stabilitas kawasan.


"Mungkin ancaman jangka panjang terbesar bagi kepentingan vital negara-negara di kawasan ini berasal dari aktor yang berusaha melemahkan, bukannya menegakkan, tatanan internasional berbasis aturan," kata Shanahan, seperti dimuat Channel News Asia.

Saat menunjuk China, Shanahan mengatakan bahwa adalah kepentingan Beijing untuk memiliki hubungan yang konstruktif dengan Amerika Serikat.

"Perilaku yang mengikis kedaulatan negara lain dan menabur ketidakpercayaan terhadap niat China harus berakhir," jelasnya.

Komentar Shanahan datang ketika Amerika Serikat dan China terkunci dalam perang dagang yang meningkat serta berselisih mengenai berbagai masalah mulai dari Laut China Selatan hingga Taiwan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya