Berita

Syafrozi/RMOL

Nusantara

Seberangkan Pemudik, Satu Kapal Bisa PP Merak-Bakauheni Empat Kali Sehari

SABTU, 01 JUNI 2019 | 13:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Puncak arus mudik Lebaran 2019 di Pelabuhan Merak, Banten terjadi pada Kamis malam hingga Jumat siang kemarin.

Adapun hari ini, Sabtu (1/6), hanya terpantau kepadatan terutama jelang pintu dermaga dan hendak naik ke kapal.

Karena ramainya pemudik baik roda dua dan empat, mereka harus sedikit bersabar antri hendak masuk dermaga dan naik kapal. Hitungan tunggu keduanya bisa memakan waktu sekitar tiga jam.


"Kalau Kamis malam kemarin antrinya sejak masih di tol. Dan mereka ada yang baru menyeberang (naik kapal) Jumat siang," kata Syafrozi di pintu Dermaga IV, Sabtu pagi.

Syafrozi adalah salah satu petugas PT Damai Lintas Bahari (DLB), salah satu perusahaan pelayaran yang bekerja sama dengan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengangkut pemudik dari Merak ke Bakauheni.

Kepada redaksi, Syafrozi menyebutkan tidak mengetahui secara pasti jumlah kapal yang dioperasikan pada arus mudik tahun ini. Hitungan-hitungan dia, ada sekitar 60-an kapal sementara pada hari-hari biasa hanya 30-an.

"Dan untuk moment mudik, satu unit kapal itu bisa empat kali PP (pulang pergi) dalam sehari, naik dari biasanya tiga kali. Tapi hari biasa juga sih sesekali bisa empat kali," tuturnya.

Meski pintu dermaga sudah ditambah, kini menjadi 7, tetap saja pemudik harus antri karena padatnya kenderaan. Dan inilah salah satu penyebab lamanya waktu menunggu masuk dermaga dan naik ke kapal.

Ditambahkan Syafrozi, hingga hari ini arus mudik di Merak berjalan dengan baik dan lancar. Tidak ada kejadian yang menyebabkan kecelakaan dan korban.

"Alhamdulillah penumpang sudah tertib, tapi satu-satu masih ada yang kurang bersabar," tutupnya sambil mendoakan pemudik selamat sampai tujuan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya