Berita

Suriah/Net

Dunia

Koalisi Pimpinan AS Akui Tidak Sengaja Bunuh 1.300 Warga Sipil Suriah Sejak 2014

JUMAT, 31 MEI 2019 | 22:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Koalisi yang dipimpin Amerika Serikat mengatakan pihaknya telah secara tidak sengaja membunuh lebih dari 1.300 warga sipil dalam serangan udara selama misi melawan kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah sejak 2014.

Angka ini jauh lebih rendah daripada jumlah korban tewas yang sebelumnya pernah dibeberkan oleh kelompok-kelompok yang telah memantau konflik di kedua negara itu.

"Koalisi melakukan 34.502 serangan antara Agustus 2014 dan akhir April 2019," begitu keterangan koalisi dalam sebuah pernyataan (Jumat, 31/5).


"(Selama periode ini) setidaknya 1.302 warga sipil telah tewas secara tidak sengaja oleh serangan koalisi," tambah keterangan yang sama seperti dimuat Channel News Asia.

Koalisi mengatakan pihaknya masih menaksir 111 klaim tambahan kematian warga sipil, dan siap menerima tuduhan baru atau bukti baru untuk ditinjau.

Koalisi itu berulang kali mengatakan mereka melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menghindari kematian warga sipil. Namun hal itu tidak dapat dihindari.

Amnesty International menyambut pengakuan tanggung jawab terbaru koalisi. Namun mengatakan jumlah korban sipil sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi.

"Koalisi masih sangat menyangkal tentang skala kerusakan korban sipil yang disebabkan oleh operasi mereka di Irak dan Suriah," kata Donatella Rovera dari kelompok yang berbasis di London tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya