Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Global

Kekang Imigrasi Ilegal, Trump Siapkan Tarif Baru Untuk Meksiko

JUMAT, 31 MEI 2019 | 21:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana tarif baru untuk semua barang yang datang dari Meksiko.

Trump menekankan bahwa langkah itu diambil untuk mengekang imigrasi ilegal dari Meksiko ke Amerika Serikat.

Dalam sebuah cuitan (Jumat, 31/5), Trump mengatakan bahwa mulai 10 Juni 2019, tarif 5 persen akan dikenakan dan perlahan-lahan akan naik sampai masalah imigrasi ilegal diperbaiki.


Trump sendiri diketahui telah lama menuduh Meksiko tidak melakukan cukup banyak upaya untuk membendung arus imigrasi. Penetapan tarif ini adalah upaya terbarunya untuk menekan negara tetangga.

Februari lalu, Trump juga diketahui mengumumkan keadaan darurat nasional di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko. Dia mengklaim hal itu perlu dilakukan untuk mengatasi apa yang dia klaim sebagai krisis di perbatasan selatan Amerika Serikat.

Diplomat top Meksiko untuk Amerika Utara, Jesús Seade, mengatakan tarif yang diusulkan Trump akan menjadi bencana.

Seade mengatakan, Meksiko harus merespons dengan penuh semangat jika tarif atau pajak atas produk yang dibuat di luar negeri, dimasukkan.

Namun, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador menanggapi dengan mengatakan bahwa dia tidak ingin konfrontasi.

"Saya mengusulkan untuk memperdalam dialog kami, untuk mencari alternatif lain dari masalah migrasi," tulisnya dalam sebuah surat, seperti dimuat BBC.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya