Berita

Israel-Palestina/Net

Global

Skeptis Dengan Rencana AS, Raja Yordania Tegas Dukung Solusi Dua Negara

KAMIS, 30 MEI 2019 | 08:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Yordania Abdullah II menegaskan bahwa perdamaian Timur Tengah yang abadi hanya dapat terjadi dengan penciptaan negara Palestina di tanah yang direbut oleh Israel dalam perang 1967.

Penegasan itu disampaikannya kepada penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yakni Jared Kushner.

Dalam sebuah pernyataan, istana Yordania mengatakan raja telah sangat prihatin dengan rencana Amerika Serikat yang masih rahasia untuk mengakhiri konflik Arab-Israel.


Dia mengatakan kepada Kushner bahwa Israel harus menarik diri dari Tepi Barat yang diduduki sejak perang Arab-Israel 1967.

"Yang Mulia menekankan perlunya perdamaian yang komprehensif dan abadi yang didasarkan pada solusi dua negara, yang mengarah ke negara Palestina merdeka pada 4 Juni 1967 sejalan dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya," kata pernyataan istana seperti dimuat Al Jazeera.

Kushner yang juga merupakan menantu Trump diketahui memimpin delegasi Amerika Serikat ke Timur Tengah minggu ini untuk mencari dukungan untuk "lokakarya" ekonomi akhir Juni di Manama, Bahrain, di mana Kushner akan mengungkap bagian pertama dari rencana perdamaian Israel-Palestina versi Trump.

Namun Yordania khawatir rencana itu dapat membuang solusi dua negara.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya