Berita

Kapten Krisnawan Deny dan Kapten Yudhie Herianto/RMOL

Bisnis

Dua Pilot Indonesia Terbangkan Vietjet Ke Bali

RABU, 29 MEI 2019 | 15:58 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ini hari yang bersejarah tidak hanya bagi maskapai Vietnam, Vietjet Air, tetapi juga bagi hubungan baik dua negara tetangga bersahabat, Indonesia dan Vietnam.

Pesawat Vietjet Air dengan nomor penerbangan VJ 893 mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu siang (29/5) setelah menempuh perjalanan selama empat jam dari Ho Chi Minh, Vietnam.

Sebanyak 176 penumpang ikut dalam penerbangan yang menggunakan Airbus A320 itu.


Di antara penumpang adalah Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam Ibnu Hadi bersama sejumlah staf KBRI Hanoi.

Wakil Presiden Vietjet Air, Do Xuan Quang, dan sejumlah staf maskapai swasta pertama milik Vietnam itu juga ikut dalam penerbangan ini.

Hal lain yang menarik, kedua pilot dalam penerbangan perdana tersebut berkewarganegaraan Indonesia, yakni Kapten Krisnawan Deny dan Kapten Yudhie Herianto.

Begitu juga Flight Service Manager (FSM) atau Purser Penerbangan, Charles Sugiarto.

Rute Ideal

Dubes Ibnu Hadi mengatakan rute dari Ho Chi Minh ke Denpasar ini adalah rute yang ideal.

“Ini rute yang ideal. Kita bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia. Bukan hanya untuk turis warganegara Vietnam, tetapi turis dari negara lain yang berkunjung ke Vietnam dan ingin melanjutkan perjalanan ke Bali,” ujar Dubes Ibnu Hadi.

Dalam penerbangan perdana ini, Dubes Ibnu Hadi memperkirakan sekitar 10 persen penumpang adalah warga negara asing non-Vietnam.

“Setelah ini animo pasti akan lebih tinggi,” sambungnya.

Dubes Ibnu Hadi juga mengatakan, Denpasar mendapat kehormatan menjadi tujuan pertama penerbangan Vietjet ke Indonesia.

“Memang sempat ada rencana penerbangan ke Jakarta sebelumnya, tetapi rencana itu diubah, dan akhirnya rute penerbangan pertama Vietjet ke Denpasar,” sambung Dubes Ibnu Hadi sambil menambahkan bahwa saat ini Vietjet sedang menjajaki rute penerbangan dari Jakarta ke Hanoi.

Permintaan Tinggi dari Bali

Wakil Presiden Vietjet Air Do Xuan Quang menambahkan, awalnya memang mereka ingin menjadikan Jakarta sebagai tujuan pertama di Indonesia.

“Tetapi permintaan dari wisatawan baik dari negara kami maupun dari Bali kelihatannya lebih tinggi. Jadi kami putuskan untuk terbang ke Bali lebih dahulu,” ujarnya.

Do Xuan Quang juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan KBRI Hanoi sehingga rute baru ke Denpasar, Bali, bisa terlaksana.

Saat ini Vietjet Air terbang sebanyak lima hari dalam seminggu, yakni setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu.

“Kami sangat optimistik dengan rute ini. Anda lihat, dalam penerbangan perdana ini saja pesawatnya penuh. Mulai bulan Juli kami akan melayani penerbangan Ho Chi Minh-Denpasar setiap hari,” demikian Do Xuan Quang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya