Berita

Jared Kushner/Net

Global

Cari Dukungan Rencana Perdamaian Palestina, Menantu Trump Kunjungi Timur Tengah

SELASA, 28 MEI 2019 | 23:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner memimpin delegasi Amerika Serikat tentang pemberhentian di Timur Tengah pekan ini untuk mencari dukungan untuk lokakarya akhir Juni yang bertujuan membantu Palestina.

Begitu kata seorang pejabat Gedung Putih anonim pada Selasa (28/5), seperti dimuat Reuters.

Kushner, utusan Timur Tengah Jason Greenblatt dan Perwakilan Khusus Amerika Serikat untuk Iran dan ajudan Kushner Avi Berkowitz memulai perjalanan mereka ke Rabat Maroko dan akan melakukan perjalanan ke Amman dan Yerusalem, sebelum akhirnya tiba di Israel pada hari Kamis (30/5).


Kushner kemudian akan bergabung dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di London ketika Trump melakukan kunjungan kenegaraan di sana minggu depan.

Perjalanan itu mirip dengan yang dilakukan Kushner dan Greenblatt pada Februari di negara-negara Teluk untuk menggalang dukungan bagi bagian ekonomi dari rencana perdamaian Timur Tengah yang telah mereka kembangkan atas nama Trump.

Menurut sumber pejabat senior Amerika Serikat, salah satu alasan untuk perjalanan Kushner pekan ini adalah untuk meningkatkan dukungan dalam konferensi 25-26 Juni di Manama, Bahrain, di mana Kushner akan mengungkap bagian pertama dari rencana perdamaian Israel-Palestina yang telah lama ditunggu-tunggu Trump.

Rencana tersebut, yang disebut-sebut oleh Trump sebagai "kesepakatan abad ini," ditujukkan untuk mendorong investasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza oleh negara-negara donor Arab.

Para peserta konferensi di Manama diperkirakan akan mencakup 300 hingga 400 perwakilan dan eksekutif bisnis dari Eropa, Timur Tengah dan Asia, dan mungkin beberapa pemimpin bisnis Palestina.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya