Hermawanto/RMOL
Hermawanto/RMOL
Direktur Sekolah Konstitusi Indonesia, Hermawanto menjelaskan bahwa tugas polisi sebatas mengawal agar aksi berjalan secara lancar. Namun jika ada kerusuhan, polisi seharusnya hanya mengamankan perusuh, bukan melakukan tindakan kekerasan apalai kerusuhan tandingan.
"Ketika menghadapi aksi yang berubah menjadi brutal atau rusuh, tugas polisi mengamankan pelaku dan memproses secara hukum, bukan melakukan tindakan kekerasan tandingan, apalagi sampai jatuhnya korban," ucap aktivis HAM itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/5).
Populer
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02
Senin, 18 Mei 2026 | 02:46
UPDATE
Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:19
Jumat, 22 Mei 2026 | 23:55
Jumat, 22 Mei 2026 | 23:35
Jumat, 22 Mei 2026 | 23:15
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:53
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:49
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:47
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:15
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:12