Berita

Imam Shamsi Ali usai bertemu Mensos Agus Gumiwang/Nusantara Foundation.

Nusantara

Temui Mensos Agus, Shamsi Ali Minta Dukungan Pembangunan Ponpes Di AS

SELASA, 28 MEI 2019 | 07:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Nusantara Foundation berencana membangun sebuah pondok pesantren di Kota Moodus, negara bagian Connecticut, Amerika Serikat.

Untuk menjelaskan rencana pembangunan ponpes itu dan untuk mendapatkan dukungan pemerintah, Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali, hari Senin kemarin (27/5) menemui Menteri Sosial Agus Gumiwang.

Dalam pertemuan di Kantor Menteri Sosial itu, Imam Shamsi Ali didampingi Direktur Eksektif Jenggala Center, Syamsuddin Radjab, yang juga merupakan Head Legal and Networking Nusantara Foundation.


“Ini silaturrahmi biasa dan menyampaikan laporan pembangunan Ponpes di USA,” ujar Shamsi Ali dalam keterangan yang diterima dari Nusantara Foundation.

Menurut Imam Shamsi Ali, pondok pesantren yang akan dibangun di atas lahan seluas 7,4 hektar itu diberi nama Inka Nusantara Madani.

“Laporan perkembangannya perlu disampaikan karena ini fund raising masyarakat muslim Indonesia,” jelas dia.

Pihak panitia pembangunan Ponpes Inka Nusantara berencana mengundang Mensos Agus Gumiwang dalam upacara peletakan batu pertama.

“Jadi kami minta dukungan pemerintah Indonesia,” katanya lagi.

Menurut Shamsi, pembangunan Ponpes Inka Nusantara merupakan bagian dari upaya memperkenalkan salah satu sistem pendidikan Islam di Indonesia.

Sementara Mensos Agus Gumiwang mengapresiasi rencana pembangunan ponpes khas Indonesia itu dan memberikan dukungan. Mensos Agus Gumiwang juga menilai bahwa kehadiran ponpes pertama di AS dapat memperkenalkan warna keislaman khas Indonesia kepada dunia internasional.

“Pak Shamsi ini tokoh dan ulama dunia terkenal sehingga kita patut bangga atas inisiatif dan prestasi beliau,” kata Mensos  Agus Gumiwang.

Dalam pertemuan itu, Mensos Agung Gumiwang menerima cenderamata berupa buku karya Shamsi Ali mengenai kehidupan dan antar umat beragama di negeri Paman Sam yang ditulis bersama tokoh agama Yahudi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya