Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo/Net

Hukum

AKSI 22 MEI

Kebenaran Video Anggota Brimob Tembaki Warga Di Petamburan Belum Bisa Diklarifikasi

SENIN, 27 MEI 2019 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mabes Polri belum bisa membenarkan konfirmasi terkait video yang menggambarkan personel Brimob menembaki warga dan masuk ke dalam gang di kawasan Petamburan, Jakarta Barat pasca kerusuhan 22 Mei lalu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini Polri masih menunggu laporan dari tim pencari fakta.

"Belum bisa diklarifikasi info tersebut menunggu hasil kerja TPF," ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/5).


Dia hanya menegaskan bahwa pasukan polisi pengamanan unjuk rasa tidak dilengkapi dengan senjata api dan peluru tajam.

"Yang jelas untuk pasukan Pam Unras tidak ada yang membawa senjata api dan peluru tajam," tukas Dedi.

Dalam video berdurasi 18 detik yang viral di media sosial, tampak seorang prajurit TNI di tengah kerumunan massa sedang berupaya menghalau, namun tak diindahkan personel Brimob yang mengenakan pakaian lengkap dengan senjata.

"Ayo mundur-mundur," imbau prajurit TNI itu, yang kemudian disambut tembakan.

"Stop-stop, warga, warga," teriak seorang dalam video itu kepada Brimob yang terlihat ingin menangkapnya.

"Ikut, ikut," timpal personel lain yang memakai pakaian preman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya