Berita

Ketua Dewan Analis strategi BIN, Letnan TNI (Purn) M. Munir(tengah)/Net

Politik

Untuk Menjaga Stabilitas, Semua Harus Ikut Aturan Main

KAMIS, 23 MEI 2019 | 10:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Indonesia sebagai negara hukum harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh masyarakat agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Analis strategi BIN, Letnan TNI (Purn) M. Munir pada acara diskusi kebangsaan bertema "Menegaskan Komitmen Kebangsaan Dalam Upaya Menjaga Stabilitas Keamanan Negara Pasca Pemilu 2019" yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa/Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (Forkom BEM/DEMA PTAI) se-Indonesia di Jakarta, Rabu kemarin (22/5).

Menurut Munir, penegak hukum saat ini sudah berupaya melakukan yang terbaik dalam melaksanakan tugas. Setiap tugas dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.


"Kita berharap seluruh pihak dapat menyelesaikan seluruh permasalahan dengan mengikuti prosedural hukum yang berlaku, karena negara kita adalah negara hukum," jelas mantan Sesjen Wantannas BIN ini.

Presidium Nasional (Presnas) Forkom BEM/DEMA PTAI se-Indonesia, Nica Ranu Andika dalam sambutannya menyampaikan, perhelatan politik tahun 2019 sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Misalnya, banyak informasi hoax dan ujaran kebencian terdengar dan tersebar di masyarakat. Rasa benci dan perbedaan aspirasi yang kerap dibuat begitu meruncing, sehingga persatuan Indonesia pun terkoyak," katanya.

Sementara itu, Presnas FORKOM BEM/DEMA PTAI Wilayah Sumatera Selatan, Agus Suherman Tanjung yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapannya agar dari perhelatan politik kali ini mendapatkan hasil terbaik tanpa ada pertikaian.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya