Berita

Imaduddin Sahabat/RMOLJabar

Nusantara

Hati-hati! Wilayah Subang Dan Bogor Paling Rawan Uang Palsu

SELASA, 21 MEI 2019 | 22:52 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Di Provinsi Jawa Barat, wilayah Subang dan Bogor menjadi daerah paling rawan peredaran uang rupiah palsu. Bank Indonesia terus melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih mudah membedakan pecahan rupiah yang asli dan yang palsu.

Demikin disampaikan Analisis Eksekutif Assesment Ekonomi Keuangan BI Kantor Perwakilan Jawa Barat Imaduddin Sahabat saat meluncurkan mobil layanan penukaran uang terpadu di Kota Sukabumi.

“Daerah Subang dan Bogor rawan upal. Bahkan di Bogor peredarannya cukup besar," terang, Imaduddin seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar, Selasa (21/5).


Imaduddin, peredaran uang palsu kini relatif kecil. Pasalnya, masyarakat sudah lebih awas dan jeli dalam membedakan uang palsu dan asli.

“Tidak banyak, sebab masyarakat sudah mulai tahu. Sehingga cepat teridentifikasi," ucapnya.

Ia menambahkan, Bank Indonesia (BI) terus menggencarkan  sosialisasi pencegahan uang palsu. Termasuk ke daerah-daerah terpencil, agar masyarakat dapat mengetahui pecahan rupiah yang asli dan segera dicegah apabila ada temuan uang palsu.

"Kita juga sosialiasi ke masyarakat sampai ke Plara dan Ciletuh kalau di Sukabumi," ungkapnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya