Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Jelang 22 Mei, Polres Gresik Gelar Operasi Penyekatan Massa Menuju Jakarta

MINGGU, 19 MEI 2019 | 08:05 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Polres Gresik menggelar operasi cipta kondisi untuk melakukan penyekatan terhadap pergerakan massa dari daerah tersebut menuju Jakarta menjelang pengumuman pemenang pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),  22 Mei.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, dalam giat patroli cipta kondisi tersebut, yang menjadi sasaran kegiatan adalah kendaraan rombongan yang menggunakan bus, Elf atau sejenisnya.

“Kita berfokus pada masyarakat yang hendak mengikuti people power," ujar Alumni Akademi Kepolisian 1998 ini, Sabtu (18/5), seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jatim.


Selain melakukan razia kendaraan, polisi juga melakukan razia dengan sasaran  senjata api, bahan peledak, senjata tajam, narkoba, dan miras. Operasi dilakukan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Gresik secara serentak.

Wahyu menambahkan, pihaknya juga melakukan penyekatan di wilayah-wilayah yang dicurigai masyarakat yang akan melakukan kegiatan people power.

“Kita imbau dan kita arahkan untuk tidak melakukan kegiatan tersebut,” tambah Wahyu.

Wahyu menambahkan, dalam operasi ini, anggota kepolisian diperintahkan untuk bersikap harus humanis, agar razia dilaksanakan tepat sasaran serta menjaga keamanan diri masing-masing.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya