Berita

Israel/Net

Global

Ludahi Dubes Polandia, Pria Israel Ini Terancam Dibui Lima Tahun

JUMAT, 17 MEI 2019 | 11:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jaksa penuntut Israel mengajukan dakwaan terhadap seorang pria yang dituduh meludahi duta besar Polandia.

Insiden yang terjadi Selasa kemarin (14/5) mendapat kecaman keras dari Warsawa dan menggarisbawahi ketegangan antara negara-negara atas anti-Semitisme dan sejarah Holocaust.

Dikabarkan Reuters, tersangka bernama Erik Lederman. Dia didakwa atas serangan dan ancaman kriminal atas ulahnya itu.


Polisi mengatakan bahwa dalam insiden di Tel Aviv itu, dia naik ke atap mobil yang membawa Dutabesar Marek Magierowski dengan tangannya. Dia lalu membuka pintu dan meludahi dutabesar itu sebanyak dua kali.

Dia terancam hukuman penjara selama lima tahun.

Lederman yang berusia 65 tahun itu meminta maaf. Dia mengatakan bahwa mobil itu membunyikan klakson padanya dan dia tidak mengetahui Magierowski ada di dalam.

Lederman juga mengatakan, sebelum insiden itu, dia datang ke kedutaan untuk menanyakan tentang restitusi Polandia untuk keluarganya, yang telah melalui Holocaust, dan telah ditolak.

Dia mengatakan seorang karyawan kedutaan menggunakan hinaan anti-Semit saat dia di sana.

Sementara itu, dutabesar Magierowski membantah bahwa staf kedutaan menggunakan perilaku atau bahasa yang tidak pantas.

Untuk diketahui, hubungan Polandia-Israel telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir karena tuduhan bahwa pemerintah nasionalis Warsawa telah mentolerir kebangkitan perilaku anti-Semit. Tuduhan itu dibantah Polandia.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya