Berita

Pratama Persadha /Dok

Pertahanan

Awas Smartphone Disadap, Update WhatsApp Sekarang!

KAMIS, 16 MEI 2019 | 17:41 WIB | LAPORAN:

Pengguna WhatsApp baru-baru ini dikejutkan dengan kasus kerentanan pada aplikasi tersebut yang dimanfaatkan oleh salah satu spyware dari Israel yang dibuat oleh perusahaan NSO.

Spyware
masuk lewat fitur call pada WhatsApp. Akibat yang ditimbulkan bisa sangat parah, di mana penjahat dapat mengambil alih sistem operasi pada Android maupun iOS.

Chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC Pratama Persadha mengatakan, meskipun WhatsApp mengklaim bahwa kasus ini hanya terjadi pada segelintir pengguna yang telah ditargetkan, kejadian ini harus menjadi perhatian bersama.


"Sebagai pengguna sudah semestinya berhati-hati ketika melakukan komunikasi. Kasus penyusupan spyware pada WhatsApp menunjukan bahwa aplikasi pesan instan paling populer di dunia ini memiliki celah keamanan yang dapat ditembus," kata Pratama dalam rilis tertulisnya, Kamis (16/5).

Lebih lanjut Pratama menuturkan bahwa banyak pejabat di Indonesia melakukan komunikasi dan memberikan keputusan melalui grup WhatsApp. Menurutnya, hal ini sangat riskan dan berbahaya.

"Sangat berbahaya pejabat atau tokoh penting di Indonesia memakai WhatsApp dan aplikasi pesan instan gratisan lainnya. Apalagi komunikasi yang dilakukan bersifat penting dan strategis," ujar Pratama.

Pratama menjelaskan bahwa bahaya dari spyware ini tidak hanya mencuri data percakapan, tetapi juga bisa mengambil alih sistem operasi. Bahkan konon bisa menginfeksi saat korban mengangkat panggilan WhatsApp dari nomor penyerangnya.

Agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan, Pratama mengimbau kepada seluruh pengguna WhatsApp agar segera melakukan pembaharuan sistem, baik untuk platform iOS atau Android. Tim WhatsApp sudah melakukan pembaharuan untuk menutupi celah tersebut.

Kasus yang terjadi pada WhatsApp telah menambah rentetan masalah keamanan data pada perusahaan di bawah naungan Facebook. Sebelumnya Facebook telah berkali-kali bermasalah dengan isu keamanan, yang paling ramai adalah kasus cambridge analityca.

Namun kasus yang menimpa WhatsApp kali ini berbeda. WhatsApp telah menjamin kerahasiaan pesan dan telpon dengan enkripsi yang menjadi standar komunikasi yang aman di berbagai negara, bahkan juga di Indonesia.

Amnesti Internasional bergerak cepat dengan rencana menuntut kasus ini ke pengadilan. Kementrian Pertahanan Israel yang akan ditarget sebagai pihak tergugat.

Amnesti Internasional melihat tindakan pemerintah Israel membiarkan NSO menjual dan menyebarkan software berbahaya ini sebagai tindakan melawan hak asasi manusia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya