Berita

Foto:Net

Nusantara

Awal Ramadan, Yayasan Muslim Sinar Mas Dukung Rekonstuksi Rumah Ibadah Di Banten

SENIN, 13 MEI 2019 | 10:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Perusahaan Sinar Mas mengisi awal Ramadan 2019 dengan silaturahim berikut penyerahan bantuan bagi rekonstruksi sarana peribadatan dan pendidikan yang rusak pasca bencana alam gempa dan tsunami yang melanda kawasan Banten bulan Oktober tahun lalu.

Demikian disampaikan Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin setelah menyerahkan secara simbolik bantuan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten, HM. Syamsudin yang hadir bersama jajaran pengurus Lembaga Penanggulangan Bencana PWM Banten di Kota Cilego, Banten, Minggu (12/5).

"Bagi Sinar Mas yang beberapa pilar usahanya menjadikan Banten sebagai sentra produksi dan bisnis utama, bencana alam yang tempo hari melanda Pandeglang adalah duka bersama. Semoga apa yang kami donasikan dapat mempecepat rekonstruksi yang tengah berlangsung. Kegiatan hari ini juga bermakna menjalankan amanat keluarga Widjaja, dimana uang duka yang terkumpul pasca wafatnya pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja pada 26 Januari silam, akan disalurkan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan," ungkap Saleh dalam keterangnnya.


Kegiatan yang dilakukan yayasan menggandeng Sinar Mas Land ini menurut Saleh adalah bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. "Mengingat tumbuh dan berkembangnya Sinar Mas tak terlepas dari peran kehadiran dan peran serta masyarakat," imbuhnya.

Yayasan Muslim Sinar Mas sendiri bergerak menggalang potensi yang dimiliki ratusan sarana peribadatan Islam baik masjid maupun mushala di lingkup Sinar Mas guna menjadi wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, toleran dan peduli sesama.

"Termasuk di ranah sosial dan kemanusiaan, mengingat bantuan hari ini juga dialokasikan guna perbaikan sarana peribadatan dan pendidikan di Kecamatan Labuan, Menes dan Panimbang," sebut Saleh yang hadir bersama Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas, Dhony Rahajoe.

Sinar Mas sebelumnya bersama pilar usahanya juga turut mendukung proses restorasi pasca bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah serta Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Melalui Eka Tjipta Foundation bersama Yayasan Buddha Tzu Chi, langkah serupa dilakukan pula pada fase tahap tanggap darurat, maupun rekonstruksi saat gempa terjadi di Sumatera Barat dan Jambi tahun 2010, Tasikmalaya, Jawa Barat tahun 2009, DI Yogyakarta-Magelang tahun 2006, dan Aceh�"Nias pasca tsunami melanda tahun 2004.

Dari sisi pemahaman mitigasi bencana alam, ETF pada tahun 2006 menerbitkan buku berjudul Disaster Management di Negeri Rawan Bencana, beriskan rujukan penanganan bencana yang berkelanjutan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya