Berita

Turki/Net

Global

Calon Oposisi Mundur Dari Pemilihan Ulang Walikota Istanbul

SENIN, 13 MEI 2019 | 00:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kandidat oposisi Turki mengumumkan bahwa dia menarik diri dari pemilihan ulang walikota Istanbul bulan depan. Dia adalah Muammer Aydin, kandidat walikota dari Partai Demokrat Kiri (DSP). Penarikan dirinya diumumkan melalui Twitter (Minggu, 12/5).

"Saya telah mengundurkan diri dari pencalonan walikota DSP Istanbul pada hari ini," tulis Aydin.

Pemilihan walikota Istanbul sendiri diketahui digelar pada Maret 2019 lalu di mana terjadi kemenangan mengejutkan Ekrem Imamoglu, kandidat oposisi dari Partai Rakyat Republik (CHP).


Dia membuat gebrakan baru karena itu adalah pertama kalinya dalam 25 tahun, partai AK Presiden Tayyip Erdogan kehilangan suara di Istanbul.

Imamoglu dinyatakan sebagai walikota bulan lalu, mengalahkan mantan perdana menteri dan kandidat Partai AK Binali Yildirim.

Namun Erdogan dan Partai AK kemudian menyerukan agar pemilihan dibatalkan karena menuduh ada penyimpangan yang meluas.

Kemudian Dewan Pemilihan Tinggi pekan kemarin bahwa pemilihan walikota harus dijalankan kembali pada tanggal 23 Juni.

Aydin, yang menggambarkan keputusan dewan sebagai tidak sah, menarik lebih dari 30.000 suara ketika pemilihan pertama kali diadakan pada 31 Maret.

Sementara itu Imamoglu menang dengan selisih 13.000 dari 10 juta pemilih yang memenuhi syarat.

Tidak jelas apakah pemilih DSP akan mendukung Imamoglu dalam pemilihan Juni besok. Tetapi kedua belah pihak memiliki basis pemilih sekuler.

Namun, beberapa partai kecil telah mengisyaratkan mereka dapat mendukungnya sebagai protes atas keputusan untuk membatalkan pemilihan.

Dikabarkan Reuters, DSP mengatakan tidak akan mengajukan calon pengganti pada bulan Juni.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya