Berita

Ray Rangkuti/Net

Politik

Ray Rangkuti: Makar Itu Berat, Nggak Cukup Dengan Ucapan

SABTU, 11 MEI 2019 | 15:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penggunaan pasal makar kepada orang yang melontarkan kritik terhadap penguasa dinilai sebagai ancaman nyata terhadap kebebasan berpendapat dan berekspresi di Indonesia.

"Saya kira ini ancaman terhadap kebebasan berdemokrasi kita, karena begitu mudah mengobral pasal-pasal (makar) itu," kata Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti kepada wartawan seusai mengisi diskusi bertajuk ‘Kapok Pemilu Serentak’ di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).

Selain itu, kata Ray, penggunaan pasal makar justru dapat memicu kegaduhan baru suasana pasca Pemilu 2019.


"Itu menambah tidak kondusif bagi menyelesaikan reaksi-reaksi terhadap hasil pemilu seperti sekarang ini," kata Ray.

Menurutnya, penggunaan pasal makar terhadap orang-orang yang dituduh subversif oleh pemerintah sekalipun dinilai kurang tepat. Sebab, masih ada pasal-pasal yang bisa digunakan tanpa harus menggunakan pasal makar.

"Kalau dilihat sebenarnya nggak tepat disebut sebagai makar, kalaupun mau pakai pasal pidana paling mungkin mereka melakukan penghasutan. Makar itu berat, makar itu nggak cukup dengan ucapan-ucapan sekilas gitu aja," tegas pentolan aktivis 98 ini.

"Makar itu harus ada tindakan pada skala tertentu yang mengarah pada pemakzulan kekuasaan," imbuh Ray.

Tercatat, sederet nama-nama tokoh yang telah dikenakan pasal makar oleh aparat penegak hukum yaitu aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma,  Mayjen (purn) TNI Kivlan Zein, politisi PAN Eggi Sudjana, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri, dan aktivis senior Sri Bintang Pamungkas.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya