Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Suami Pergi Mengaji, Istri Dan Anak Tewas Minum Potas

RABU, 08 MEI 2019 | 11:32 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Diduga depresi menghadapi kesulitan ekonomi keluarga di bulan Ramadhan, YMI (50) bersama anaknya YBW (8), nekad mengakhiri hidup dengan cara meminum racun potas yang dicampurkan pada kopi.

Ironis, jasad ibu dan anak ini ditemukan suaminya Lamat (57), pada Senin (6/5) dini hari, seusai mengaji di masjid. Lamat bersama anak lelakinya biasa mengaji di masjid yang tak jauh dari rumah mereka di Dusun Beji Kidul, Desa Karangsono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur sebagai rutinitas ibadah di bulan Ramadhan.

Saat tengah mengaji, Lamat sempat mendengar suara aneh dari arah rumahnya. Saat pulang, ia mendapati kamarnya dalam kedaan terkunci dari dalam. Lamat sempat memanggil anak pertamanya, Yusuf untuk membantu membukakan pintu.


Saat pintu terbuka, Ia shock melihat kondisi istri dan anak perempuannya tergeletak sudah tak bernyawa. Keduanya tewas dengan mulut berbusa dan bau potas yang menyengat.

Kapolsek Purwosari, AKP I Made Swardana membenarkan kejadiaan tersebut. Anggota kepolisian yang datang ke lokasi kejadian menemukan surat wasiat yang ditulis kedua korban.

Dugaan kesulitan ekonomi yang menjadi penyebab keduanya putus asa dan nekad bunuh diri dikuatkan oleh sepucuk surat yang ditulis kedua korban. Diduga, surat itu ditulis sebelum keduanya meminum racun potas.  

Selain mengeluhkan kondisi ekonomi keluarga, korban juga menuliskan permintaan maaf kepada suami dan anak lelakinya serta keluarga yang ditinggalkan.

“Pihak keluarga keberatan dilakukan autopsi dan meminta kasus ini tidak dilanjutkan," terang Swardana, seperti dilansir RMOL Jatim, Rabu (8/5).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya