Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono/Net

Politik

Ribuan Formulir C-1 Boyolali Ternyata Ditemukan Saat Polisi Kejar-kejaran Dengan Teroris Bekasi

SELASA, 07 MEI 2019 | 12:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pihak Kepolisian Polda Metro Jaya mengaku mengamankan sebuah mobil yang membawa ribuan formulir C-1 saat sedang mengejar pelaku teroris.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, kala itu Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri sedang melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap terduga teroris di daerah Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5).

Saat penggerebekan tersebut, dua orang terduga teroris berhasil melarikan diri. Alhasil, pihak kepolisian kemudian mengejar dan melakukan operasi besar-besaran di jalan raya.


"Kemarin ada operasi penangkapan teroris di Bekasi, kemudian ada dua pelaku yang lari, makanya kemudian kejar-kejaran. Kami lakukan operasi, razia di sana untuk menghambat pergerakan pelarian pelaku teroris tersebut," ucap Kombes Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/5).

Saat melakukan razia, Polisi Lalu lintas melihat sebuah mobil Daihatsu Sigra yang melintas dan mencurigakan serta melakukan pelanggaran lalu lintas. Polisi kemudian langsung memberhentikan mobil tersebut.

"Kemudian pada saat kami ada razia, kami melihat, anggota melihat ada mobil yang dikendarai seseorang yang dia ragu-ragu dalam mengendarai kemudian dia juga salah dalam berlalu lintas," lanjut Argo.

Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang dibawa mobil tersebut dan menemukan tumpukan ribuan formulir C-1.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan ternyata dia (supir) juga tidak tahu mau menuju ke alamat mana. Dia masih bingung juga dan dia bawa barang-barang dalam mobil ada tumpukan ya kita cek di sana," jelas Argo.

Melihat tumpukan ribuan formulir C-1 itu, pihak kepolisian selanjutnya mengamankan sopir beserta mobil tersebut ke Polsek Menteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, Polisi membawa mobil tersebut ke Bawaslu guna penyelidikan lebih lanjut.

"Baru kami bawa ke Polsek Menteng kemudian bawa ke Bawaslu," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya