Berita

Situng KPU/Repro

Nusantara

Situng KPU Aplikasi Terjelek, Pakar IT Unair Beberkan 57.794 Salah Data

SENIN, 06 MEI 2019 | 13:56 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) disebut sebagai aplikasi terjelek dan tidak layak dipakai untuk Pemilu 2019.

Penilaian itu disampaikan oleh pakar teknologi informasi dari Universitas Airlangga (Unair), Soegianto Soelistiono.

“Ini (Situng KPU) aplikasi terjelek,” ujar dia seperti dilansir RMOL Jatim, Senin (6/5).


Tak asal bicara, Soegianto kemudian melampirkan dokumen database terkait kesalahan input data Situng KPU yang menurutnya mencapai 57.794 data. Klik di sini datanya.

Soegianto enggan mengomentari terkait tudingan KPU berbuat kecurangan. Sebaliknya, bila pada kesalahan input data tersebut ditemukan indikasi kecurangan, pihaknya menyerahkan kepada yang berkepentingan untuk menanggapi.

"Kesalahan input saja, biarlah yang berkepentingan menanggapi (soal kecurangan). Bagi saya, ini kesalahan sampai ada kesalahan input, aplikasi wajib membuat sistem agar tidak terjadi kesalahan input,” tegasnya.

Seperti dalam tulisan status sebelumnya di laman Facebook yang kemudian dihapus oleh Facebook, Soegianto tetap menyarankan agar Situng KPU dihentikan.

“(Situng KPU) hentikan dan diaudit secara akademik. Jalankan saat sudah dipercaya publik,” tandas dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya