STAN Lee dan Walt Disney merupakan dua tokoh yang berjasa besar memposisikan industri hiburan pada tempat terhormat sebagai mahakarya kebudayaan umat manusia.
Setelah keduanya almarhum, perpaduan antara kreatifitas gagasan Stan Lee dengan profesionalisme bisnis perusahaan Walt Disney yang kini telah memiliki Marvel Studios melahirkan film terlaris sepanjang sejarah industri hiburan sampai masa kini yaitu Avengers Endgame.
Thanos
Di dalam film dahsyat tersebut Thanos yang bernafsu angkara murka ingin menguasai alam semesta dikeroyok oleh laskar Avengers yang terdiri dari Iron Man, Captain America, Thor, Black Panther, Black Widow, Doktor Strange, Ant Man, Wasp, Hulk, Spider Man, War Machine, Captain Marvel dan lain-lain superhero.
Tidak percuma para penonton bersusah-payah antri panjang secara ragawi mau pun lewat online demi memperoleh tanda masuk ke gedung bioskop untuk menikmati film Avengers Endgame.
Harus diakui bahwa film tersebut digarap secara sangat efektif dalam menampilkan adegan-adegan laga luar biasa menegangkan tanpa lupa bumbu-bumbu beraroma humor sehingga menyajikan sebuah pergelaran sangat menarik untuk ditonton sebagai produk unggulan industri hiburan.
Rahwana Tanpa mengurangi kagum dan hormat kepada Stan Lee dan Walt Disney, saya meyakini bahwa apabila mau pasti putra-putri terbaik Indonesia juga mampu menggubah sebuah film tidak kalah dahsyat ketimbang Avengers Endgame.
Kedahsyatan kesaktian Thanos bukan apa-apa dibandingkan dengan kedahsyatan kesaktian mandraguna Rahwana yang juga bernafsu angkara murka menguasai alam semesta dengan kepalanya yang mendadak bisa berjumlah sepuluh dan berlengan entah berapa dilengkapi aji Rawarontek plus Pancasona yang membuat Rahwana mustahil dikalahkan apalagi dibinasakan kecuali dilumpuhkan dengan dijepit dua bukit yang sebenarnya kepala-kepala dua anak kandung Rahwana yang sengaja dipenggal oleh Rahwana sebagai hoax demi menipu Dewi Sinta bahwa dua kepala itu adalah kepala Rama dan Laksmana.
Dahsyat Bayangkan betapa seru dan heboh pertarungan dahsyat antara laskar angkara murka di bawah pimpinan Rahwana didukung Kumbakarna, Sarpakanaka, Indrajit, Cakil, Glundung Pecengis, Burisrawa, Buto Ijo, Bukbis, Buto Terong, Bragalba frontal melawan laskar Avengers Wayang Purwa yang terdiri dari Pandawa Lima, Kresna, Baladewa, Gatotkaca, Srikandi, Abimanyu, Irawan, Antasena, Anoman, Anggada, Subali, Sugriwa, Arjuna Sasrabahu, Sumantri, Sukrasana, Wisanggeni plus Bagong, Petruk, Gareng dan Semar dengan kesaktian kentutnya yang tidak bisa dilawan oleh siapa pun dan apa pun di alam semesta ini.
Penulis yakin atas daya kreatifitas para putra-putri Nusantara