Berita

Jokowi makan siang bareng buruh di Cikupa/Dok

Kunjungi Pabrik Sepatu, Presiden Dan Menaker Makan Bareng Buruh

RABU, 01 MEI 2019 | 00:36 WIB

. Sehari jelang peringatan Hari Buruh internasional atau May Day 2019, Presiden Joko Widodo bersama Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri makan siang bersama ribuan pekerja/buruh  PT KMK Global Sports di Cikupa, Tangerang, Banten, Selasa (30/4).

Mengenakan pakaian lengan panjang kemeja putih, Presiden tiba pukul 11.30 WIB, di pabrikan alas kaki yang mampu menghasilkan 1,5 juta pasang sepatu setiap bulan tersebut. Presiden langsung meninjau ruang produksi perusahaan yang memiliki 30 lini produksi dan menyerap tenaga kerja sebanyak 15.655 orang itu.

Kunjungan Presiden Jokowi disambut antusias para buruh yang sedang bekerja. Sebagian buruh bahkan meninggalkan pekerjaan mereka untuk bisa bersalaman dan berfoto bersama Jokowi.


Duduk sejajar di kursi panjang dengan buruh di ruang makan buruh KMK Sports, Jokowi menyantap makanan yang sama dengan buruh. Menunya yakni nasi putih, sop daging, tempe, telur dan buah salak.

Hadir  juga mendampingi  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan CEO KMK Global Sports C.K Song

Seusai mendampingi Presiden Jokowi makan siang bersama, Menaker Hanif Dhakiri kembali menyoroti masalah kaku/rigidnya ekosistem  ketenagakerjaan sebagai salah satu problem utama dunia ketenagakerjaan.

"Ekosistem kita seperti kanebo kering, kakunya minta ampun. Padahal saat ini zaman serba digital dan dunia menjadi sangat fleksibel. Cari pekerja skilled tidak mudah, proses PHK berbelit-belit, hubungan kerja masih seperti power relations dan jam kerja juga kaku," lanjut Hanif Dhakiri.

Menurut Hanif Dhakiri, jam kerja yang kaku menyebabkan partisipasi perempuan di angkatan kerja tidak terlalu tinggi karena harus memilih antara di luar rumah atau di dalam rumah.

“Jam kerja sangat kaku 8 jam sehari atau 40 jam seminggu. Ini kaku banget. Mungkin fleksibilitas jam kerja dapat membantu meningkatkan partisipasi perempuan “ ujar Hanif.

Karenanya lanjut Hanif, kakunya jam kerja tersebut perlu didiskusikan atau dikaji mendalam dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) ketenagakerjaan untuk memastikan iklim atau ekosistem ketenagakerjaan yang kaku bertransformasi menjadi lebih baik.

"Perlu diskusi mendalam agar ekosistem ketenagakerjaan bisa bertransformasi dari yang rigid/kaku menjadi lebih fleksibel. Saat ini zaman serba digital dan dunia menjadi sangat fleksibel, “ ujar Hanif didampingi Dirjen Binwasnaker K3 Sugeng Priyanto, Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Persyaratan Kerja Siti Junaedah dan Karo Humas Soes Hindharno.

Sementara itu, CEO KMK Global Sports  CK Song menegaskan  selama lebih dari 25 tahun perusahaan hadir di Indonesia melalui 11 perusahaan yang antara lain berlokasi di wilayah Serang, Tangerang, Jakarta, Sukabumi, dan Salatiga.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan investasi di Indonesia dan membangun SDM,” ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya