Berita

Ketua DPD RI, OSO/Net

Politik

Rusia Berencana Tingkatkan Investasi Di Indonesia

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 05:11 WIB | LAPORAN:

Ketua DPD RI, Oesman Sapta, mengadakan pertemuan untuk membahas peningkatan investasi negara Rusia di Indonesia.

Rusia mengapresiasi pelaksanaan pemilu yang berjalan baik, sehingga menganggap kerja sama investasi di Indonesia perlu ditingkatkan.

Dalam pertemuannya dengan Duta Besar Rusia, Lyudmila Georgievna Vorobiev, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Kuningan, Jakarta (24/4), Oesman Sapta menjelaskan, Rusia berkomitmen untuk meningkatkan investasi di Indonesia.


"Apalagi situasi di Indonesia sangat kondusif untuk investasi, meskipun baru saja dilaksanakan pemilu," kata Oesman Sapta.

Rusia, ujarnya, sudah merencanakan 25 miliar dollar untuk investasi di Indonesia. Ada kereta api, alumunium, dan masalah transport lainnya yang sedang mereka bicarakan.

Oesman Sapta juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jalinan kerja sama yang sudah ada antara Indonesia dengan Rusia. Kedepannya kedua belah pihak akan mencari peluang-peluang baru dalam kerja sama investasi kedua negara.

"Pertemuan melanjutkan kerja sama kita yang sudah dirintis antara Indonesia dengan Rusia. Dimana kita saling mengkoreksi pekerjaan-pekerjaan yang sudah kita kerjakan agar semakin meningkat rencana-rencana kerja ini. Kita salimg mengingatkan bagaimana kerja sama yang lebih efektif segera disampaikan masing-masing pihak," imbuh Senator asal Provinsi Kalimantan Barat ini.

Terkait investasi, Senior Counsellor Kedutaan Rusia, Veronika Novoseltseva mengatakan, Indonesia merupakan negara yang cocok untuk investasi. Kondisi politik pasca pemilu tidak mengganggu iklim investasi di Indonesia. Dirinya menganggap pelaksanaan pemilu di Indonesia berjalan baik dan berlangsung damai.

"Dari pemerintah Rusia ada dua orang sebagai observer yang diundang KPU dengan didampingi staf dari Kedutaan Rusia. Kami berkunjung ke beberapa TPS di Jakarta menyaksikan pencoblosan suara. Manurut kami pemilu berlangsung transparan, aman, dan lancar. Kami sangat apresiasi suasana yang sangat akrab, sangat terbuka, toleran, dan kekeluargaan," ucap Veronika.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya