Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Politik

Mabes Polri: Surat Suara Yang Dibakar Di Puncak Jaya Adalah Logistik Sisa

RABU, 24 APRIL 2019 | 17:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri membenarkan peristiwa pembakaran surat suara beserta kotak suara di Puncak Jaya. Polri mengatakan bahwa surat suara yang dibakar itu sudah tak terpakai lagi.

"Video viral yang terjadi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya soal logistik pemilu yang dibakar ini perlu saya sampaikan, hal tersebut sudah diklarifikasi langsung oleh Kapolda Papua dan Kapolres Jaya Wijaya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/4).

"Di sana kan pakai sistem noken di distrik tersebut guna menghindari logistik pemilu itu disalahgunakan oleh sekolompok orang. Keputusan KPU setempat, seluruh sisa logistik yang tidak dipakai itu dimusnahkan dan sudah dibuat berita acaranya," sambungnya.


Sistem noken yang dimaksud Dedi adalah sistem adat yang sudah mendarah daging di Papua, di mana hak pilih masyarakat bisa diwakili oleh kepala suku.

Surat suara yang sudah dicoblos pemilih kemudian langsung dikumpulkan dan dihitung oleh KPU. Sisa dari surat suara yang tidak terpakai kemudian langsung dibakar guna menghindari adanya penyalahgunaan.

"Betul itu kejadian itu dibakar adalah sisa-sisa logistik yang tidak dipakai pada saat tanggal 17 April karena di sana sistem noken," jelas Dedi.

Soal jumlah surat suara yang dibakar, Dedi mengaku tak tahu detail jumlahnya.

"Cukup banyak, banyak. Saya enggak tau persis jumlahnya, tapi banyak," pungkas mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya