Berita

Wiranto/Net

Politik

Wiranto Bantah Ada Konspirasi Pemilu Antara Pemerintah, KPU, Dan Bawaslu

RABU, 24 APRIL 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dengan tegas membantah tuduhan bahwa pemerintah, KPU, dan Bawaslu telah berkonspirasi saat gelaran Pemilu Serentak 2019.

Penegasan itu disampaikan usai dirinya melakukan rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Ruang Parikesit Gedung Utama Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat 15 ,Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Wiranto menjelaskan bahwa dia adalah menteri yang membidangi politik nasional. Sehingga, menjadi garda terdepan pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah politik.


“Paling tidak tahu kalau memang konspirasi itu ada. Namun pada kenyataannya saya harus menyatakan bahwa tuduhan konspirasi antara Pemerintah dan KPU dan Bawaslu untuk melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif dalam pemilu tahun 2019 tidak benar, sekali Iagi tidak pernah terjadi," tegasnya.

Dia berharap pernyataannya ini memberi pencerahan bagi masyarakat. Mantan Panglima ABRI itu juga berharap masyarakat tidak cepat percaya dengan berita-berita yang menyesatkan.

“Apalagi terhasut untuk melakukan gerakan-gerakan yang hanya akan mengganggu kedamaian dan keamanan nasional," tuturnya.

Adapun berbagai dinamika selama proses pemilu terjadi lantaran pesta demokrasi Indonesia kali ini menjadi yang terbesar dan terumit di dunia. Sebab, dalam waktu satu hari harus memberikan kesempatan kepada 192 juta pemilih, yang dilakukan Iebih dari 810 ribu TPS di seluruh Indonesia dan luar negeri.

“Ini dilaksanakan dengan sangat terbuka untuk diawasi oleh semua pihak, termasuk observer dari mancanegara. Terbukti dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan damai sehingga mendapatkan apresiasi dari 33 negara," lanjutnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya