Berita

Pemakaman massal korban serangan bom Sri Lanka/Net

Dunia

Badan Intelijen India Sempat Peringatkan Sri Lanka Sebelum Teror Bom Minggu Paskah

RABU, 24 APRIL 2019 | 07:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan intelijen India sempat memberi peringatan awal kepada pejabat Sri Lanka menjelang pemboman Minggu Paskah kemarin. Peringatan didasarkan pada informasi yang diperoleh dari seorang tersangka ISIS.

Begitu kabar yang dimuat CNN (Selasa, 23/4), merujuk pada keterangan sekrang pejabat India.

Delhi menyampaikan intelijen khusus menemukan informasi tidak biasa dalam minggu-minggu dan hari-hari menjelang serangan itu. Beberapa informasi diperoleh dari bahan-bahan selama interogasi terhadap seorang tersangka ISIS yang ditangkap di India.


Tersangka memberi penyelidik nama seorang pria yang dia latih di Sri Lanka, yang dikaitkan dengan kelompok ekstrimis setempat yang terlibat dalam pemboman itu.

Pria itu adalah Zahran Hashim. Dia diidentifikasi dalam sebuah video tentang para penyerang yang konon dirilis Selasa oleh ISIS yang mengklaim bertanggung jawab atas teror bom Minggu Paskah.

"Ketika kami sedang menyelidiki kasus-kasus ISIS, selama interogasi terhadap seorang tersangka, dia mengungkapkan nama seorang pria, Zahran Hashim, yang merupakan salah satu pelaku bom bunuh diri dan dikaitkan dengan (kelompok militan lokal) National Tawheed Jamath (NTJ)," kata sumber intelijen di India.

"Tersangka mengatakan bahwa dia berperan dalam radikalisasi (Hashim)," tambahnya.

Sumber intelijen India tidak menyebutkan secara spesifik kapan penangkapan itu dilakukan.

"Badan-badan intelijen India membagikan informasi mereka dengan rekan-rekan mereka di Sri Lanka," kata sumber itu.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita yang berafiliasi dengan ISIS Amaq awal pekan ini, kelompok itu mengatakan para penyerang adalah pejuang ISIS.

Keterlibatan sebuah organisasi asing akan menjelaskan bagaimana kelompok ekstrimis domestik yang sebelumnya marginal dipersalahkan atas serangan itu, yakni National Tawheed Jamath (NTJ), dapat melakukan salah satu dari kekejaman teroris terburuk sejak 9/11.

Jurubicara pemerintah Rajitha Senaratne awal pekan ini mengatakan, peringatan pertama soal serangan itu datang lebih dari dua minggu sebelum serangan terjadi. Para pejabat Sri Lanka diberitahu pada 4 April tentang rencana potensial untuk melancarkan serangan bunuh diri terhadap gereja-gereja Kristen dan tempat-tempat wisata.

Peringatan itu diulang dua hari dan dua jam sebelum serangan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya