Berita

Website KPU/RMOL Jabar

Nusantara

Setelah Viral, KPU Koreksi Input Data TPS 18 Yang Mark Up Suara Jokowi

SENIN, 22 APRIL 2019 | 16:11 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kesalahan entry data perhitungan suara Pilpres di website resmi KPU melalui pemilu2019.kpu.go.id masih saja terjadi. Setelah viral di media sosial, kesalahan itu dikoreksi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Seperti data  hasil perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18, Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung yang sempat viral.  Pihak KPU mengakuinya terjadi kesalahan entry data dan sudah memperbaikinya.

“Sudah dikoreksi sesuai data C1, namun untuk menunggu data yang baru tayang, server antri dulu se-Indonesia," terang Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya seperti dilansir RMOL Jabar, Senin (22/4).


Dikatakan Agus, kejadian serupa juga terjadi di beberapa TPS lain. Menurutnya, selain di TPS 18, salah entry data juga terjadi TPS 6 yang berlokasi tak jauh dari Desa Malakasari.

"Mohon maaf atas kesalahan ini. Terima kasih atas koreksinya. Mohon koreksi selanjutnya dari rekan- rekan yang lain," ucap Agus sambil menunjukan hasil perbaikan.

Sebelumnya ramai diberitakan, terjadinya kesalahan entry data hasil suara TPS 18 Malaksari di website resmi KPU melalui pemilu2019.kpu.go.id. Di situs itu tertulis, paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tertulis meraih suara 553, sementara paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno meraih 30 suara.

Padahal berdasarkan pemindaian lembar C1, paslon 01 hanya meraih 53 suara, sedangkan paslon 02 mendapatkan 130 suara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya