Berita

Paus Fransiskus/Net

Global

Paus Fransiskus: Teror Sri Lanka, Duka Di Hari Paskah

MINGGU, 21 APRIL 2019 | 21:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus mengutuk serangan yang menewaskan lebih dari 200 orang di tiga gereja dan empat hotel di Sri Lanka hari ini (Minggu, 21/4), bertepatan dengan Minggu Paskah.

"Saya belajar dari kesedihan dan kepedihan berita tentang serangan besar-besaran, bahwa hari ini, Paskah, membawa duka dan rasa sakit ke gereja-gereja dan tempat-tempat lain di mana orang berkumpul di Sri Lanka," kata Paus Fransiskus di hadapan puluhan ribu orang di alun-alun St. Peter (Minggu, 21/4).

Paus Fransiskus menggambarkan serangan tersebut sebagai kekerasan yang kejam.


"Saya ingin mengungkapkan kedekatan saya dengan komunitas Kristen, terpukul ketika sedang berkumpul dalam doa, dan kepada semua korban kekerasan kejam seperti itu," sambungnya, seperti dimuat Reuters.

"Saya mempercayakan kepada Tuhan mereka yang telah meninggal secara tragis dan saya berdoa untuk yang terluka dan untuk semua orang yang menderita sebagai akibat dari peristiwa dramatis ini," tambahnya.

Diketahui bahwa serangkaian ledakan yang terjadi di delapan lokasi di Sri Lanka, termasuk gereja dan hotel mewah telah menyebabkan setidaknya 207 orang meninggal dunia dan 450 lainnya luka-luka

Ledakan terjadi saat umat kristiani tengah melaksanakan misa Minggu Paskah.

Korban tewas bisa meningkat secara signifikan karena banyaknya korban. Setidaknya 27 orang asing diketahui telah meninggal dunia dalam teror tersebut.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya