Berita

Foto: Net

Politik

Tanggapi Hasil Hitung Cepat Pilpres, Semoga Nelayan Sejahtera

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN:

Proses pencoblosan Pilpres 2019 telah dilakukan. Dari hitungan cepat atau quick count yang digelar sejumlah lembaga survei dan disiarkan media massa, pasangan capres Nomor 01 dinyatakan masih meraup suara tertinggi.

Nelayan berharap, dengan selesainya Pilpres nantinya, program-program yang menyejahterakan nelayan akan kian nyata dilakukan.

Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan Pengurus Pusat Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT), Siswaryudi Heru menyampaikan, dari hasil hitung cepat, digambarkan Presiden Jokowi kembali memerintah untuk periode kedua.


"Semoga nelayan makin sejahtera," tutur Siswaryudi di Jakarta.

Wakil Ketua Komite Tetap (Wakomtap) Hubungan Antar Lembaga Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ini mengatakan, sejumlah program yang masih dinanti-nantikan nelayan seperti adanya Kapal Puskesmas Keliling.

Menurut dia, keberadaan Kapal Puskesmas Keliling harus terus dilakukan. Kapal Puskesmas Keliling itu mampu menjangkau permukiman-permukiman nelayan dan masyarakat pesisir yang selama ini sulit dijangkau, untuk bisa dilakukan pelayanan kesehatan.

Selain itu, lanjut pria yang juga Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) ini, kemudahan-kemudahan lainnya yang perlu bagi nelayan adalah bantuan permodalan untuk peralatan dan usaha nelayan.

"Bank Nelayan itu perlu segera direalisasikan dan dikembangkan, sehingga mampu memberikan solusi modal usaha dan menjadi tempat menabung juga bagi nelayan. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan nelayan akan terus membaik lagi," terangnya.

Selain itu, Ketua Nelayan Projo ini juga menyebut, selama proses mendukung pasangan capres untuk Pilpres 2019, nelayan juga memperjuangkan adanya Asuransi Nelayan.

"Yang preminya terjangkau," ujar Siswaryudi.

Kemudian, tambah Siswaryudi, peralatan tangkap nelayan yang memadai juga masih merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dilakukan.

"Perlu ada solusi pemakaian alat penghemat BBM (Bahan Bakar Minyak) untuk nelayan. Bukan BBM bersubsidinya loh, tetapi alatnya yang bisa menghemat. Ini sangat dibutuhkan," jelasnya.

Sembari menantikan hasil akhir proses Pilpres, ia mengingatkan bahwa dukungan nelayan mestinya berguna bagi kesejahteraan nelayan.

"Kiranya semua program dan kebutuhan nelayan itu bisa dipenuhi, agar nelayan yang berjuang juga memperoleh kehidupan yang semakin sejahtera," tutup Siswaryudi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya