Berita

Ilustrasi

Jaya Suprana

Indahnya Humor Punakawan

SELASA, 16 APRIL 2019 | 06:23 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SUASANA keruh menjelang pemilihan umum makin diperkeruh lewat medsos oleh para warga Indonesia yang kebetulan gemar menebar berita beserta komentar serba buruk tentang Indonesia. Syukur alhamdullilah, adik saya, Theresia Wulianadi yang bersama suami dan putrinya kini bermukim di Australia berkenan mengirim hiburan dalam bentuk sebuah kisah humor punakawan dalam bahasa Jawa Timuran. Di tengah suasana prihatin penuh kebencian, terasa betapa indahnya humor punakawan.

PUNAKAWAN

Semar, Gareng, lan Bagong dolan neng Surabaya tilik Petruk.  Wong 3 kuwi nginep neng Hotel JW Marriott, kamar neng tingkat 45. Awan nganti bengi wong 3 dolan neng mall, pas balik hotel, tekan Lobby listrike mati dadi kudu lewat tangga. Ben ora krasa olehe munggah wong 3 bagi tugas. Seka tingkat 1-15, Semar kudu crita sing lucu2, njur seka tingkat 16-30, Gareng kudu crita sing medeni, njur seka tingkat 31-45, Bagong kudu crita sing sedih-sedih. Wong 3 mulai munggah, Semar mulai crita lucu-lucu, wong 3 ngguyu-ngguyu ora krasa wis tekan tingkat 15. Banjur Gareng crita sing medeni marai tegang, ngerti-ngerti wong 3 wis tekan tingkat 30.


Giliran Bagong kudu crita. Bagong (ekspresi rupa sedih) "Iki ceritane sedih buanget... Aku sakjane awit mau aku arep crita, tapi wedi nek marai jengkel."

Semar: "Crita-a wae cepet, ra papa wis meh tekan tingkat 40!"

Bagong: "Ngene... Lho... Kunci kamar e ketinggalan neng mobil.."

Gareng : "Bagooooooooong... Ngapa ra crita ket mau?"

Bagong : "Lha aku durung entuk giliran crita!!!  

Njur Bagong & Gareng mudhun maneh meh njupuk kunci kamar. Semar wis tuwa ora melu. Tekan ngisor parkiran ngarep mobil Gareng ngomong ,"Gong, aku ana crita horor kie..."

Bagong,"Horor piye Reng?"

Gareng,"Kunci mobile digawa Bopo Semar...!"

ALIH BAHASA

Demi adil bagi teman teman yang tidak mengerti Bahasa Jawa Timuran maka saya  coba terjemahkan ke bahasa Indonesia dengan risiko sukma jenakanya rawan berkurang. Semar, Gareng, Bagong ke Surabaya menjenguk Petruk. Mereka bertiga menginap di Hotel JW Marriot di lantai 45. Sepanjang siang sampai dengan malam hari mereka bertiga berkeliaran di mal. Sekembali ke hotel, listrik mati maka mereka harus lewat tangga naik ke lantai 45. Agar suasana tidak membosankan mereka berbagi tugas. Mulai lantai 1-15, tugas Semar berkisah lucu-lucu. Mulai lantai 16-30, tugas Gareng berkisah menakutkan. Mulai 31-45 , giliran Bagong berkisah sedih-sedih.

Maka ketika naik dari lantai 1-15, Semar berkisah lucu-lucu sehingga semua tertawa maka tak terasa sudah sampai lantai 15. Lalu Gareng berkisah cerita hantu menakutkan sehingga tanpa terasa mereka sudah sampai di lantai 30. Giliran Bagong berkisah sedih dengan mimik sedih “Ini cerita sedih banget. Sebenarnya dari tadi aku mau cerita tetapi kuatir kalian jengkel," katanya.

Semar: “Cepat ceritalah, kita sudah hampir sampai lantai 45!"

Bagong: “Begini lho. Kunci kamar kita ketinggalan di mobil,"

Gareng “ Bagoooong, Kenapa tidak bilang dari tadi?”

Bagong “Lha aku belum giliran cerita!”

Maka Bagong dan Gareng terpaksa turun lagi untuk ambil kunci kamar yang tertinggal di dalam mobil di parkiran basement. Karena sudah tua , Semar tidak ikut turun tapi menunggu di depan pintu kamar yang kuncinya tertinggal di mobil di parkiran basement. Sesampai di depan mobil yang masih terkunci di parkiran basement, Gareng berbisik   “Gong, sekarang aku giliran cerita horror!”

Bagong: "Cerita horror apa, Reng?"

Gareng : "Kunci mobil dibawa romo Semar!"

(Penulis adalah pembelajar humorologi dan pendiri Perhimpunan Pencinta Humor)


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya