Berita

Taufan Tuarita/Net

Politik

PB HMI Ingatkan KPU Untuk Menjaga Kepercayaan Publik

SENIN, 15 APRIL 2019 | 22:57 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 haruslah berdasarkan mekanisme yang telah diatur dalam perundang-undangan serta peraturan lainnya yang sifatnya mengikat.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Taufan Tuarita saat berbincang bersama Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/4) malam.

“Sepanjang Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan hal tersebut, PB HMI akan mendukung KPU dalam upaya menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ungkap Taufan.


Untuk itu, jelas Taufan, PB HMI mengingatkan KPU agar cepat tanggap dalam penyelesaian berbagai persoalan. Sebab hal tersebut dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap proses pelaksanaan Pemilu.

"KPU harus secepatnya menyelesaikan berbagai macam persoalan yang tengah terjadi dalam prosesi Pemilu ini demi tetap menjaga trust publik terhadap kinerja KPU," tegasnya.

Taufan mengingatkan, jika kepercayaan publik atau masyarakat pada pihak penyelenggara pemilu tinggi, maka Pemilu 2019 akan berjalan dengan damai.

“Jika penyelenggaraan Pemilu 2019 ini bermasalah, maka akan menimbulkan konflik horizontal yang dapat memecah belah anak bangsa," ujar Taufan.

Selain meminta KPU optimal dalam menjalankan tugasnya, Taufan juga meminta kepada seluruh kader HMI untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

"Saya menghimbau kepada seluruh kader HMI se Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam momentum Pemilu 2019. Pilihlah pemimpin yang dapat membawa perubahan bagi nasib bangsa kedepannya," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya