Berita

Artha Graha Peduli Say No To Golput/RMOL, Dar Edi Yoga

Politik

Artha Graha Peduli Kampanyekan Say No To Golput

SENIN, 15 APRIL 2019 | 18:49 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) semakin dekat dalam hitungan jari. Warga boleh berbeda pilihan dalam menyalurkan aspirasi memilih anggota dewan, DPD serta presiden. Perbedaan menentukan pilihan pada Rabu (17/4) tidak boleh memecah keutuhan NKRI.

"Pesta demokrasi lima tahun sekali ini harus menyatukan kita sebagai bangsa yang Pancasila, toleransi, dan kebhinekaan," tegas Ketua Pelaksana Artha Graha Peduli (AGP) Heka Hertanto, Senin, (15/4).

Heka meminta masyarakat terutama jajaran karyawan grup di AGP dan Artha Graha Network untuk mempersiapkan diri dan menentukan pilihan dengan bijak demi NKRI yang tercinta.


"Gunakan Hak Pilih Anda pada 17 April. Say no to golput. Jadikan Pemilu 2019 damai dan aman," pinta Heka.

Berkaitan dengan aksi "Say no to golput", Heka menjelaskan dalam rangka menjaga rasa persatuan bangsa, budaya dan keberagaman, AGP mengadakan Pesta Rakyat Dan Budaya pada Sabtu dan Minggu (13-14 April 2019) sejak pukul 06.00-22.00 wib (Sabtu) dan 07.00- 14.00 wib (Minggu) di Lot 7 SCBD, Jakarta Selatan.

"Sabtu malam, kita nonton bersama debat terakhir Capres 2019 melalui layar lebar di SCBD. Ada ratusan UMKM binaan AGP yang akan memanjakan lidah konsumen," ungkap Heka.

Selama dua hari itu kawasan SCBD semarak dengan funwalk, senam zumba, permainan-permainan rakyat, bull ridding dan pertandingan olah raga seperti futsal, tenis meja dan lari estafet. Lalu adapula pameran kesenian budaya Papua, Gondrang dari Sumatera Utara, Tari Ratoh Jaroe dari Aceh dan musik-musik akustik serta puluhan Door Prize.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya