Berita

Jumpa pers PWI PD/RMOL

Politik

PWI PD: Jangan Sebar Hasil Hitung Cepat Manipulatif!

SENIN, 15 APRIL 2019 | 17:47 WIB | LAPORAN:

Perserikatan Wartawan Independen Pro Demokrasi (PWI PD) mengajak semua pihak, baik itu lembaga survei hingga awak media untuk ikut berperan dalam menciptakan pemilu 2019 yang berlangsung aman, jujur dan adil.

Konkretnya, kata Ketua PWI PD, Arief Gunawan adalah tidak menyajikan pemberitaan tentang data quick count atau hitung cepat yang bersifat partisan atau tidak berimbang.

"Awak media jangan bersikap partisan sehingga mengabaikan kode etik jurnalistik dan UU Pers yang berlaku. Jangan pula mengabaikan objektivitas dan fakta serta mengabaikan azas keseimbangan berita," katanya saat menyampaikan deklarasi bersama beberapa anggota PWI PD di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (15/4).


Tak hanya itu, Arief juga mengingatkan semua lembaga survei untuk tidak menyajikan data hitung cepat yang bersifat manipulatif dan menyesatkan.

"Karena kebebasan opini berkaitan dengan quick count akan berdampak pada persepsi publik dan pada kualitas pemilu serta demokrasi di Indonesia," pungkasnya.

Turut hadir pula dalam acara itu, Ketua Perkumpulan Swing Voters (PSV) Indonesia, Adhie M. Massardi, dan peneliti dari Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad. Mereka hadir sebagai saksi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya