Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Lewat Surat Terbuka, Fahri Minta Mahathir Tidak Tutup Kasus Suara Tercoblos

SENIN, 15 APRIL 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN:

 Polemik surat suara tercoblos di Malaysia tidak bisa dianggap sepele begitu saja. Apalagi jika kasus ini disebut sebagai sampah dan langsung ditutup.

Begitu tegas Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di sela acara peluncuran buku milik Wakil Ketua DPR Fadli Zon di gedung DPR, Senin (15/4).

"Kasus itu jangan kemudian mau ditutup, dianggap sampah, dan kasusnya selesai," kata Fahri.


Kasus ini punya banyak pertanyaan yang harus dijawab. Seperti tentang siapa yang mencoblos surat suara, siapa yang punya akses terhadap kertas suara, dan darimana asal kertas suara itu.

“Termasuk siapa yang supply? Kenapa kertas suara ada di tempat ilegal? Dan apa hubungan orang-orang itu dengan dubes Indonesia untuk Malaysia karena surat yang tercoblos anaknya dubes,” tegasnya.

Fahri Hamzah kembali menyatakan kasus kertas suara tercoblos di Malaysia mengindikasikan terjadinya kecurangan. Pihaknya dengan tegas menyatakan kasus tersebut adalah kasus besar dan tidak boleh ditutup.

Untuk itu, dia telah membuat surat terbuka kepada PM Malaysia Mahathir Mohamad lewat Twitter.

"Tadi pagi saya sudah bikin surat terbuka kepada Pak Mahatir melalui Twitter, minta tolong jangan sampai Pak Mahatir menutup kasus ini.  Sebab ini kasus besar," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya