Berita

Basuki Tjahja Purnama alias Ahok/Net

Politik

Viral Video Ahok Emosi Saat Akan Mencoblos Di Osaka Jepang

SENIN, 15 APRIL 2019 | 09:07 WIB | LAPORAN:

Proses pemungutan suara Pilpres 2019 di Jepang sempat ramai. Keramaian terjadi karena Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat marah terhadap petugas pemungutan suara di Konjen RI di Osaka, Jepang, Minggu (14/4).

Kemarahan Ahok terekam jelas dan video yang viral di media sosial. Dalam video itu, Ahok yang mengenakan kemeja putih, merasa kecewa karena merasa penitia pemungutan suara keliru dalam melaksanakan tugasnya.

Di awal video, Ahok menjelaskan kepada petugas pemungutan suara bahwa dirinya sudah dari dua bulan lalu mengurus kepindahan lokasi memilihnya ke Osaka Jepang, dan namanya sudah terdaftar sebagai pemilih di Osaka dengan urutan nomor 8 di DPT.


Kemudia, Ahok mulai emosi lantaran melihat petugas lebih mendahulukan pemegang paspor daripada orang yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap. Alhasil, Ahok mempertanyakan hal itu kepada petugas pemungutan suara.

"Bagaimana kalau orang-orang ini (pemilik paspor) balik ke Jakarta, lalu menggunakan hak pilihnya (lagi) di Jakarta atau di tempat lain. Saya tidak punya hak pilih lagi di Jakarta karena sudah dipindahkan ke Osaka," kata Ahok dengan nada tinggi.

Kemarahan itu, kata Ahok, karena dia khawatir ketika mendapat giliran, surat suara habis. Pasalnya, petugas di lapangan mendahulukan WNI yang menggunakan paspor untuk mencoblos dibanding yang sudah terdaftar di DPT.

Menurut AHok, petugas pemungutan suara sudah melanggar undang-undang jika mendahalukan WNI yang menggunakan paspor untuk mencoblos dibanding yang terdaftar di DPT.

“Jika bapak mendahulukan yang pakai paspor dibanding yang terdaftar di DPT, bapak melanggar. Saya ini anggota DPR RI Komisi II, saya yang bikin peraturan ini dulu,” tegas Ahok.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya