Berita

Pemilu di Budapest/KBRI Budapest

Global

Antusias, 95 Persen Surat Suara Terpakai Di KBRI Budapest

SENIN, 15 APRIL 2019 | 06:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilihan umum tahun 2019 disambut antusias oleh Warga Negara Indonesia (WNI) di Budapest Hongaria. Hal itu terlihat dari tingkat partisipasi pemilih dalam pemungutan suara yang digelar di KBRI Budapest akhir pekan kemarin yang mencapai 95 persen.

Menurut keterangan pihak KBRI Budapest yang diterima redaksi (Minggu, 14/3), WNI Budapest melaksanakan pemilu dengan lancar, tertib dan damai.

Pemungutan suara sendiri digelar pada Sabtu (12/4). Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat.


Merujuk pada catatan terakhir di PPLN Budapest, dari jumlah surat suara DPT + 2 persen yakni total 181 surat suara, 178 di antaranya terpakai. Pemilih hadir untuk menggunakan hak suara mereka.

Sementara itu, dari Metode Pos, sebanyak 155 surat suara telah dikirim. 136 di antaranya sudah kembali ke PPLN Budapest. 

Ketua PPLN Budapest, M. Faisal Fadhil bersama salah satu Anggotanya, Ratih Dewi menyampaikan bahwa salah satu indikator dari suksesnya pemilu adalah tingginya tingkat partisipasi pemilih atau voters turn out.

Target partisipasi pemilih yang ditetapkan oleh KPU sebesar 77,5 persen dan dapat dilihat bahwa di Hongaria, partisipasi masyarakat pada pesta demokrasi tahun ini sangat tinggi, bahkan mendekati 95 persen.

Dubes RI untuk Hongaria yang baru saja menyerahkan Credentialnya 8 April Lalu, Y.M A.H Dimas Wahab beserta keluarga ikut memilih di TPS 001 sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Untuk memeriahkan suasana, sejumlah kegiatan menarik digelar di TPS 001 Budapest, seluruh petugas PPLN dan KPPSLN mengenakan pakaian Nasional untuk menyelami makna Bhinneka Tunggal Ika.

Para pemilih juga dihibur oleh Paduan Suara Libels (SMA Lima Belas Surabaya) yang kebetulan sedang berkompetisi di Budapest. 

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya