Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Koordinator Korsa Amirullah Hidayat mengatakan, penilaian itu pantas disematkan pada KPU lantaran menganggap sepele polemik surat suara tercoblos di Malaysia dengan mengatakannya sebagai sampah dan tidak dihitung. Padahal seharusnya dilakukan investigasi detail dan transparan lantaran sudah mencoreng pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
"Ditambah lagi pelaksanaan pemilihan presiden di luar negeri ada beberapa negara terjadi kericuhan, seperti di Arab Saudi, Australia, Amerika Serikat, Malaysia. Adapun kericuhan terjadi karena berbagai alasan tapi paling banyak karena kekurangan kertas suara dan tempat dilaksanakannya pencoblosan," paparnya kepada redaksi, Senin (15/4).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21
Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07
Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35