Berita

Pemilu di Islamabad/KBRI Islamabad

Politik

WNI Yang Gunakan Hak Pilih Di Islamabad Mencapai 93,5 Persen

SENIN, 15 APRIL 2019 | 04:20 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 93,5 persen warga negara Indonesia (WNI) di Islamabad, Pakistan menggunakan hak pilihnya ke tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) di KBRI Islamabad pada Sabtu (13/4).

Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Islamabad Muladi Mugheni mengatakan, Pemilu 2019 kali ini memberikan suasana riang, nyaman, dan kekeluargaan bersama WNI yang menggunakan hak pilihnya.

"Oleh karena itu kami juga berinisiatif mengadakan bazar kuliner Nusantara, perlombaan untuk anak-anak, dan panggung gembira yang banyak sekali penampilan yang disajikan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (14/4).


Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Islamabad Amirah Dzatul Himmah menyampaikan bahwa acara tersebut berjalan dengan aman, lancar dan meriah.

"Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan baik. Dan terima kasih kepada seluruh tim yang ikut bekerja sama, baik anggota KPPSLN ataupun Tim Pendukung Sukses Pemilu dalam menyukseskan acara ini," katanya.

Pemungutan suara di Islamabad mengambil tema bernuansa vintage. Hal itu dikarenakan mayoritas pemilih adalah generasi milenial yaitu mahasiswa.

"Pada awalnya kami mempunyai dua opsi Nusantara dan vintage. Karena tema Nusantara sudah banyak dipakai di berbagai tempat maka kami ingin nuansa yang berbeda namun tetap dengan substansi Nusantara kita," papar Amirah.

Total daftar pemilih tetap (DPT) yang menggunakan hak pilih di TPSLN Islamabad sebanyak 246 atau 93,5 persen dari 263 pemilih. Sementara pemilih melalui pos sebanyak 106 dan sudah 70 persen kembali ke PPLN.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya