Berita

Pasangan capres Prabowo-Sandi/Net

Politik

Lagi, Mantan Aktivis 98 Dukung Prabowo-Sandi

SENIN, 15 APRIL 2019 | 01:46 WIB | LAPORAN:

Sejumlah pentolan aktivis mahasiswa 1998 mendeklarasikan dukungan untuk pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Para aktivis yang tergabung dalam Ikatan Aktivis Mahasiswa 98-Indonesia Adil Makmur (IAM 98) berasal dari lintas kampus dan lintas organisasi yang memiliki kesamaan visi, misi, gagasan menuju Indonesia adil dan makmur.

Ketua Presidium IAM 98 Ahmad Diddoy menjelaskan, keputusan untuk mendukung Prabowo-Sandi lahir melalui proses panjang, hasil perenungan, kajian serta melihat situasi dan kondisi kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara yang penuh keprihatinan.


"Kami berharap semoga Prabowo-Sandi terpilih dan menjadi presiden dan wakil presiden RI yang secara cepat mampu memperbaiki kondisi bangsa, memulihkan harkat dan martabat bangsa yang berdaulat, menjaga kemandirian bangsa. Kemudian membangun kembali kehidupan masyarakat yang harmonis, menegakkan keadilan, membuka lapangan kerja buat rakyatnya. Dan tentunya menjadikan adil dan makmur bagi seluruh masyarakatnya," papar Ahmad kepada wartawan, Minggu (14/4).

Abdurrochim alias Boim selaku sekretaris forum IAM 98 menambahkan bahwa dukungan kepada pasangan nomor urut 02 tersebut karena berbagai alasan dan kajian.

"Kami mendukung kosong dua salah satu alasannya adalah karena Prabowo berjanji akan menata ulang sistem demokrasi kita yang liberal dan kapitalistik. Ini akan disesuaikan dengan jatidiri bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan UUD 1945. Hal ini penting karena tatanan sosial dan politik kita sekarang makin mengecewakan," jelasnya.

Boim pun meyakini pasangan Prabowo-Sandi akan mampu merubah sistem ekonomi liberal-kapitalisme di Indonesia ke arah yang sesuai dengan Pancasila.

Sosok Prabowo dilihat sebagai pemimpin yang punya keinginan mengembalikan Pancasila dan UUD 1945 yang asli. Untuk mengembalikan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, dihormati serta dihargai oleh bangsa lain.

"Indonesia butuh pemimpin yang kuat. Prabowo punya integritas dan kapasitas itu," tegas Boim.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya