Berita

Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Akun Diretas Gara-Gara Jadi Spesialis Bongkar Kebohongan Publik

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 19:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Peretasan akun mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu bukan hal yang sepele. Diduga, peretasan dilakukan karena mantan staf khusus Menteri ESDM itu kerap mengkritik salah satu pasangan calon presiden.

Apalagi, Said Didu mengakui bahwa dirinya memang kerap mengungkap kebohongan data pasangan calon presiden usai debat Pilpres 2019 berakhir.

"Saya menduga (peretasan) karena akun saya itu spesialis membongkar kebohongan publik usai debat," ujarnya di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (14/4).


Said mengatakan alasan tersebut sangat masuk akal mengingat peretasan dilakukan saat dia tengah menonton langsung debat pilpres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu malam.

"Saat nonton debat akun Twitter diambil alih. karena mungkin mereka (pelaku hacking) tahu HP saya di-jammed (pengacakan sinyal seluler)," ungkapnya.

Dia pun cukup dibuat bingung dengan peretasan itu. Pasalnya, dia hanya ingin mengungkapkan fakta dan tidak memiliki alasan khusus utamanya terkait politik.

“Saya bukan anggota parpol, tapi saya menggunakan akal sehat saya untuk membuka kebohongan publik via media sosial," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya